Tuesday, September 11, 2012

Over Pressure Zone

Dalam perencanaan pemboran yang baik, dimana diperkirakan terdapat formasi yang over pressure, memerlukan beberapa metode dalam pendeteksian dan perkiraan untuk mengetahui dimana daerah over pressure tersebut akan dijumpai.

Pemakaian data seismik memang dapat membantu dalam pendeteksian daerah over pressure, tetapi hanya bergantung pada data seismik juga kurang bijaksana. Pengamatan parameter-parameter tertentu yang direkam saat pemboran akan lebih membantu dalam mencegah terjadinya semburan liar (blow out) akibat adanya zona over pressure.

Batasan normal pressure berkisar 8.33-8.83 ppg (SG1.03-1.06), dimana pada besaran ini tidak dipengaruhi oleh kedalaman formasi. Untuk daerah tertentu harga normal pressure sudah tertentu, hal ini disebabkan kandungan fluida formasi suatu daerah geeologi berbeda-beda densitasnya.

Dalam suatu pemboran eksplorasi (wild cat), dimana belum ada data dari sumur lain untuk korelasi, maka perkiraan tekanan formasi dilakukan dari data seismik dan dari data sumur yang paling dekat. Sedangkan selama pemboran berlangsung dapat digunakan beberapa data antara lain: D Exponent, Rate of Penetration, Shale Density, Flow Line Temperature.


No comments:

Post a Comment