Sunday, November 4, 2012

Klasifikasi Attribute Seismik

Pre-stack attribute

Input data adalah CDP atau trace gather image. Input tersebut memiliki informasi arah azimuth dan offset. Proses komputasi dari attribute ini menghasilkan ukuran data yang besar, maka tidak praktis digunakan sebagai studi awal.

Post-stack attribute

 Stacking adalah proses rerata (averaging), menghilangkan informasi azimuth dan offset. Input data dapat berupa CDP stack atau data migrasi. Time migrated data akan tetap mempertahankan relasi time, sementara variabel frekuensi mempertahankan dimensi fisisnya. Pada section depth migrated, frekuensi digantikan oleh wave number , yang merupakan fungsi dari perambatan kecepatan dan frekuensi.


secara umum, attribute dibagi menjadi dua kelas :

class 1 : Attribute dihitung langsung dari trace. Data dapat berupa pre- atau post-stack, 2D atau 3D, before or after time migration. Contoh dari attribute class 1 ini adalah trace envelope dan turunannya, insntantaneous phase dan turunannya, bandwidth, Q, dips, dll.

class 2 : Attribute dihitung dari trace yang sudah mengalami peningkatan signal to noise ratio. Proses perbaikan signal to noise ratio ini bisa berupa lateral scanning dan semblance-weighted summation.


No comments:

Post a Comment